Sabtu, 16 Juni 2012

Elastisitas Penghasilan (Income Elasticity of Demand ).


Elastisitas Penghasilan  (Income Elasticity of Demand ).

   Permintaan (pembelian) suatu barang atau jasa oleh konsumen dipengaruhi oleh perubahanpenghasilan konsumen yang bersangkutan, baik dalam pengertian nominal maupun riil.Suatu konsep untuk mengukur derajat respons perubahan permintaan terhadap adanyaperubahan penghasilan adalah elastisitas penghasilan. Dalam kasus sederhana, fungsipermintaan dapat dinotasikan sebagai berikut.

Q = f (P, I)


Keterangan:


Q: fungsi permintaan
P: tingkat harga

I: penghasilan konsumen.

Dalam konsep elastisitas penghasilan, asumsi bahwa penghasilan konsumen konstandihilangkan. Oleh karena itu, elastisitas penghasilan merupakan tingkat perubahan relatif dari jumlah barang yagn diminta konsumen karena adanya perubahan penghasilan.

Elastisitas penghasilan dapat didefinisiakan sebagai derajat sensitivitas perubahanpermintaan sebagai akibat dari perubahan penghasilan seorang konsumen. Secaramatematis, elastisitas penghasilan didefinisikan sebagai persentase perubahan dalam jumlahbarang yang diminta (Qx) dibagi dengan persentase perubahan dalam penghasilan (I).

Pada dasarnya terdapat tiga macam elastisitas penghasilan, yaitu: elastisitas positif, negatif,dan nol. Untuk penjelasan lebih lanjut dapat disimak sebagai berikut.
1.      Elastisitas penghasilan yang bernilai positif dapat dibagi menjadi tiga macam, yaitu:
  (a) Elastisitas penghasilan uniter yaitu ketika peningkatan dalam penghasilan diresponoleh konsumen dengan peningkatan permintaan secara proporsional. Perubahanpermintaan yang positif akan memberikan elastisitas penghasilan yang positif pula.Dalam hal ini elastisitas sama dengan satu (E = 1). Sebagai contoh jika penghasilankonsumen meningkat sebesar 50 persen maka akan diimbangi dengan peningkatanpermintaan sebesar 50 persen.
  (b) Elastisitas penghasilan inelastis yaitu jika perubahan penghasilan sebesar 1 persenmenyebabkan perubahan permintaan kurang dari 1 persen. Secara matematis,koefisien elastisitas penghasilan inelastis bernilai kurang dari 1 tetapi positif (0 < E<1).
   (c) Elastisitas penghasilan dikatakan elastis jika perubahan penghasilan sebesar 1persen menyebabkan perubahan permintaan lebih dari 1 persen. Nilai elastisitaspenghasilan tipe ini lebih dari satu (E > 1).

2.      Elastisitas penghasilan yang bernilai negatif. Hal ini berarti bahwa    kenaikan jumlahpenghasilan justru mengakibatkan permintaan terhadap suatu barang menurun.

3.      Elastisitas penghasilan bernilai nol. Ketika penghasilan meningkat, jumlah barang yangdiminta tidak mengalami perubahan. Berapa pun perubahan penghasilan tidak akanmerubah permintaan (konsumsi) barang tersebut.Berdasarkan besarnya koefisien elastisitas penghasilan, suatu barang dapat dikelompokkanke dalam barang mewah, barang normal, atau barang inferior.

sumber : http://www.scribd.com/hery.seputro/d/2903501-Modul-8-Elastisitas